Beranda > Mobil > Mobil Bekas Terjual Laris

Mobil Bekas Terjual Laris

Musim mudik Lebaran merupakan saat-saat yang ditunggu oleh kalangan pedagang mobil bekas. Karena di saat itu, biasanya permintaan mobil melonjak, karena ramainya masyarakat yang memburu mobil bekas. Untuk mendapatkan mobil bekas yang bagus baca Tips Membeli Mobil Bekas.

Bahkan Herjanto Kosasih selaku Senior Marketing Manager WTC Mangga Dua memprediksikan akan terjadi lonjakan penjualan mobil bekas hingga 35 persen.

Menurutnya, di pusat mobil bekas WTC, selama semester I-2010, penjualan tergolong stabil, yaitu di kisaran 1200 unit per bulan. Namun,memasuki Juli, konsumen mulai gencar melalukan pembelian.

Hal tersebut juga diakui General Manager Mobil 88 Leovan Widjaja.  Menurutnya, di anak usaha PT Astra International Tbk yang menggarap pasar mobil bekas,  penjualan menjelang lebaran biasanya meningkat paling sedikit 10 %.

Sepanjang Januari-Juni 2010, penjualan Mobil 88 mencapai 10.020 unit, terdiri atas 5.470 unit ritel dan 4.550 unit dibeli pebisnis mobil bekas lain.  Leovan Menargetkan penjualan dapat menembus 20 ribu unit hingga akhir tahun.

Di sisi lain, Herjanto dan Leovan sepakat, harga mobil bekas bakal naik menjelang lebaran. Selain karena meningkatnya permintaan, kenaikan tarif dasar listrik (TDL) yang mengerek inflasi bakal melambungkan harga mobil bekas. Di tambah lagi, kalangan agen tunggal pemegang merek (ATPM) akan menghentikan program diskon menjelang lebaran.

AGAK TERTEKAN

Namun Direktur Mobil 88 Nico Tahit mengungkapkan, penjualan mobil bekas agak tertekan oleh gempuran mobil baru yang dilakukan oleh agen tunggal pemegang merek (ATPM) melalui berbagai gimmick dalam menjaring konsumen.

Menurutnya, awal tahun ini sebetulnya penjualan mobil bekas mengalami pertumbuhan positif, tetapi tidak semeriah tahun lalu.

“ATPM gencar beri kemudahan pada konsumen, sehingga konsumen yang tadinya berniat membeli mobil bekas akhirnya beralih ke mobil baru,” jelasnya.

Kemudahan yang diberikan  oleh ATPM diantaranya mulai dari diskon harga, uang muka rendah, dan tingkat suku bunga kredit yang ringan. “Ini tampaknya cukup efektif menjaring konsumen.”

Pada periode Agustus-September, lanjut Nico, sebenarnya merupakan momentum yang baik bagi bisnis mobil bekas, karena saat itu orang butuh kendaraan untuk Lebaran.

Tapi karena harus berhadapan dengan mobil baru, prospek pasar mobil bekas tidak sebaik yang diharapkan.

Dia mencontohkan Mobil 88 biasanya mampu mencetak pertumbuhan penjualan sekitar 15% per bulan. Namun, sejak awal tahun ini pertumbuhan penjualan rata-rata hanya 10%.

“Karena itu menjelang bulan puasa dan Lebaran tahun ini, kami juga hanya berani mematok pertumbuhan 10%. Jadi, jika pada Juli penjualan kami mencapai 1.000 unit, pada Agustus ini kami proyeksikan sekitar 1.100 unit,” ungkapnya.

Kategori:Mobil Tag:
  1. Belum ada komentar.
  1. No trackbacks yet.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: